Contoh Proposal Sponsorship yang Kreatif & Menarik

Share
Comment 0 reply
Contoh Proposal Sponsorship yang Kreatif & Menarik

Contoh proposal sponsorship bisa memberikan arahan yang baik agar proses pembuatan dokumen terkait kegiatan dapat dilakukan dengan cepat dan mudah. Proposal harus dibuat dengan kreatif dan semenarik mungkin, dengan begitu pihak sponsor bisa memberikan dana untuk kegiatan.

Arah serta tujuan harus diinformasikan secara mendetail sehingga pihak sponsor bisa melakukan pertimbangan terbaik untuk membangun kerjasama. Hal ini dapat membantu untuk mensukseskan rencana kerja suatu kegiatan yang akan diselenggarakan.

Pengertian Sponsorship

Pengertian Sponsorship

Sponsorship adalah bentuk dukungan finansial dari suatu perusahaan kepada organisasi, aktivitas, atau seseorang yang ditukar menjadi publisitas dari sebuah merek dan juga hubungan kerja. Dengan adanya kegiatan ini, nilai dari sebuah merek bisa ditingkatkan.

Ketika memberikan sponsorship, umumnya perusahaan akan memiliki target secara luas, penguatan citra merek, biaya yang efektif dan lain sebagainya. Pertimbangan dilakukan agar kegiatan iklan bisa dilakukan secara optimal untuk membangun brand.

Namun bukan hanya sekedar iklan, namun pihak perusahaan juga membangun kerjasama dengan pihak lain yang bertugas untuk mengiklankan produk. Pihak terkait akan menjembatani proses promosi barang dengan adanya timbal balik yang saling menguntungkan.

Tujuan Sponsorship

Tujuan Sponsorship

Sponsorship diadakan untuk beberapa tujuan sebagai berikut.

  • Digunakan sebagai alternatif iklan.
  • Meningkatkan citra sebuah perusahaan.
  • Menjangkau masyarakat yang lebih luas untuk pemasaran produk atau merek perusahaan.
  • Menarik minat berbagai media untuk membangun kerjasama.
  • Memberikan informasi dan mengenalkan produk secara detail kepada calon konsumen.
  • Mengenalkan perusahaan atau brand ke masyarakat secara lebih luas.

Manfaat Sponsorship

Manfaat Sponsorship

Aktivitas sponsorship dapat memberikan beberapa manfaat bagi perusahaan maupun produk. Simak informasinya sebagai berikut.

  • Memperlancar iklan sebuah produk melalui publikasi media massa, meliputi event yang disponsori.
  • Membantu hubungan antara perusahaan dan konsumen.
  • Memperkuat ikutan dalam kerjasama yang disepakati.
  • Mendukung strategi serta kebijakan pemasaran perusahaan.
  • Menambah brand equity.

Jenis-Jenis Sponsorship

Terdapat beberapa jenis sponsorship yang bisa digunakan. Sebelumnya hanya dikenal dua jenis, yaitu event dan brand sponsorship. Namun seiring perkembangan zaman, online sponsorship banyak digunakan karena dianggap praktis dan cukup ampuh. Simak penjelasannya sebagai berikut.

1. Event Sponsorship

Event Sponsorship

Ini merupakan kegiatan iklan yang dilakukan perusahaan melalui perantara organisasi atau panitia yang berkaitan dengan sebuah acara. Tujuannya adalah untuk mendongkrak image, brand, dan citra bisnis ke masyarakat secara lebih luas.

Melalui kegiatan ini diharapkan peserta event bisa lebih mengenal dan mengingat nama bisnis sponsor. Selain itu, jenis sponsor menjadi salah satu trik yang ampuh untuk dapat meningkatkan kepercayaan pelanggan terhadap produk, jasa, maupun brand itu sendiri.

Perusahaan dapat berpartisipasi dengan memberikan bantuan sumbangan kepada acara yang mempromosikan brandnya.

2. Brand Sponsorship

Brand Sponsorship

Dari semua jenis sponsorship, ini merupakan aktivitas periklanan yang paling sering dilakukan. Aktivitas ini dilakukan dengan cara memasang iklan perusahaan pada media tertentu seperti flayer, baliho, TV, dan lain sebagainya.

Pemasaran iklan seperti ini tergolong efektif karena publikasi dilakukan secara besar-besaran sehingga lebih mudah dilihat dan diingat oleh masyarakat.

3. Online Sponsorship

Online-Sponsorship

Aktivitas periklanan ini dilakukan pada saat event online. Jenis sponsorship ini terbentuk akibat adanya perkembangan zaman yang saat ini banyak mengandalkan sistem online.

Ada banyak sekali event online yang membutuhkan sponsor seperti pelatihan, survey, webinar, kursus online dan lain sebagainya. Menerapkan jenis sponsorship ini membutuhkan strategi khusus karena tantangannya berbeda.

Tugas Utama Sponsorship

Kegiatan sponsorship dapat tercapai dan mampu memberikan hasil yang memuaskan ketika tugas dan kewajiban dilakukan dengan baik. Simak tugas utama dari sponsorship sebagai berikut.

1. Menyelesaikan Tugas

Menyelesaikan Tugas

Sponsorship harus menyelesaikan tugas sesuai dengan perjanjian kontrak yang telah disepakati.

Hal tersebut sebagai bukti bahwa kedua belah pihak memiliki niat baik dan tanggung jawab sosial yang baik. Dengan begitu rasa saling percaya antar kedua belah pihak akan semakin tinggi.

2. Menyukseskan Kampanye Iklan

Menyukseskan Kampanye Iklan

Bentuk kerjasama sponsorship umumnya memiliki kontrak persetujuan yang sudah ditandatangani oleh kedua belah pihak. Sponsorship harus mampu menyukseskan kampanye Iklan sesuai dengan kontrak yang telah disepakati.

Beberapa upaya yang bisa dilakukan seperti memasang banner, menyebutkan brand dalam acara dan lain sebagainya.

3. Mendukung Strategi Pemasaran

Mendukung Strategi Pemasaran

Sponsorship harus mendukung strategi marketing yang sudah disetujui oleh perusahaan. Nantinya pihak perusahaan akan memberikan proposal yang berisi tentang rincian strategi iklan yang harus dijalankan ketika kesepakatan telah dibentuk.

Jika pihak pengiklan tidak mampu mendukung hal tersebut, maka perusahaan memiliki hak untuk memutuskan kerjasama.

Contoh Proposal Sponsorship yang Menarik

Contoh Proposal Sponsorship yang Menarik

Contoh proposal sponsorship event perlu diperhatikan agar bisa membuatnya dengan baik. Dengan menyiapkan proposal yang menarik, maka kesempatan untuk membangun kerjasama dengan pihak lain dapat dilakukan secara mudah dan efektif.

Hal ini memungkinkan branding yang dilakukan bisa lebih luas dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Inilah beberapa contohnya.

Menyimak contoh proposal sponsorship dapat memberikan kemudahan untuk bisa membuatnya dengan baik. Melakukan kegiatan sponsorship tentu membutuhkan anggaran keuangan sehingga sebelum itu harus memperhatikan kondisi keuangan perusahaan terlebih dahulu.

Kunjungi juga:

Artikel Lainnya
Mungkin kamu juga suka artikel ini.