Contoh Proposal PKM Usaha Makanan Tradisional 2022

Share
Comment 0 reply
Contoh Proposal PKM Usaha Makanan Tradisional 2022

Salah satu bidang yang terdapat pada Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) adalah PKM Kewirausahaan atau biasa disingkat PKM-K. Bagi kamu yang ingin mengikuti PKM-K, disini kami akan memberikan contoh PKM kewirausahaan makanan tradisional sebagai inspirasi.

Namun, sebelum itu kamu harus mengetahui pengertian proposal, pengertian makanan tradisional, dan ciri-ciri makanan tradisional terlebih dahulu supaya lebih mudah memahami contoh proposal.

Pengertian Proposal

Pengertian Proposal

Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), proposal merupakan rencana yang dituangkan dalam sebuah rancangan kerja. Proposal berasal dari kata “to propose” yang artinya mengajukan.

Pada umumnya, proposal dijadikan sebagai acuan atau pedoman kerja dalam pelaksanaan kegiatan yang direncanakan. Oleh karena itu, sebuah kegiatan akan sulit berjalan dengan lancar tanpa adanya proposal.

Dalam pembuatannya, proposal harus dijelaskan secara sistematis dan terperinci agar tidak menimbulkan keraguan atau ambigu ketika dibaca oleh pihak terkait.

Pengertian proposal menurut para ahli

  1. Menurut Hadi, proposal adalah usulan terstruktur dan sistematis yang berfungsi sebagai agenda kerja sama bisnis antar lembaga atau perusahaan, maupun perorangan, yang disusun dari usulan kegiatan sampai pemecahan masalah.p
  2. Menurut Jay (2006), proposal yaitu alat bantu manajemen standar supaya manajemen organisasi mampu berfungsi secara efektif dan efisien.
  3. Menurut Rieefky, proposal yakni rancangan kegiatan yang dibuat dalam bentuk formal dan standar.

Jenis proposal berdasarkan formatnya

Proposal formal

Proposal formal adalah jenis proposal yang resmi dan baku serta mengandung tiga bagian utama, yakni pendahuluan, isi, penutup dengan disertai lampiran atau data pelengkap.

Proposal semi-formal

Proposal semi-formal tidak memiliki struktur yang lengkap seperti proposal formal, tetapi proposal jenis ini masih menggunakan bentuk yang baku.

Proposal non-formal

Proposal non-formal umumnya tidak resmi dan baku. Umunya, proposal jenis ini dalam bentuk surat atau memorandum.

Pengertian Makanan Tradisional

Pengertian Makanan Tradisional

Makanan tradisional adalah hidangan yang resepnya diwariskan secara turun-menurun dengan menggunakan bahan-bahan yang berasal dari daerah lokal/setempat dimana makanan yang dihasilkan kemudian sesuai dengan selera masyarakat setempat.

Oleh sebab itu, biasanya makanan tradisional telah dikonsumsi secara bertahun-tahun tanpa mengurangi atau menambahkan apa yang sudah ditetapkan pada makanan tersebut.

Umumnya, makanan tradisional menjadi salah satu identitas suatu kelompok masyarakat yang sangat mudah untuk dikenali dan ditemukan.

Hal inilah yang menjadikan makanan tradisional khas sebagai wujud budaya yang berciri kedaerahan, beraneka, macam, spesifik, dan jenis yang mencerminkan potensi alam di daerah masing-masing.

Di Indonesia sendiri, terdapat berbagai aneka ragam makanan tradisional. Beberapa diantaranya yaitu rendang, gudeg, soto banjar, papeda, gulai, pempek, nasi uduk, dan masih banyak lagi.

Ciri Ciri Makanan Tradisional

Ciri Ciri Makanan Tradisional

Ciri-ciri makanan tradisional secara umum:

  1. Resep makanannya telah dikenal dan diterapkan secara turun-temurun dari generasi pendahulu.
  2. Terdapat penggunaan alat tradisional tertentu pada proses pengolahan makanan tersebut.
  3. Untuk mendapatkan rasa atau rupa yang khas, perlu dilakukan teknik khusus olah masakan ketika proses pengolahan makanan.
  4. Diolah dari bahan-bahan yang tersedia pada daerah setempat.

Ciri-ciri makanan tradisional juga dapat bersifat kedaerahan, lho, berikut penjelasannya:

  1. Jawa Barat: terdiri atas sayuran muda dan mentah serta bercita rasa asam pedas.
  2. Jawa Tengah dan Yogyakarta: banyak menggunakan bawang putih sebagai bumbu dan memiliki rasa manis.
  3. Jawa Timur: banyak menggunakan terasi dan petis sebagai bumbu serta teknik pengolahannya yang beragam.
  4. Sumatera Barat: rasa relatif pedas karena menggunakan banyak cabai, bersantan, mengandung banyak lemak, menggunakan banyak bumbu dan rempah-rempah, waktu pengolahan cenderung lama.
  5. Sulawesi: banyak menggunakan ikan sebagai bahan utama dan memiliki cita rasa asam pedas.

Contoh Proposal PKM Usaha Makanan Tradisional 2022

Contoh Proposal PKM Usaha Makanan Tradisional 2022

Untuk menambah gambaran, berikut kami sajikan contoh PKM Kewirausahaan makanan tradisional:

Anda bisa menggunakan contoh PKM Kewirausahaan makanan tradisional sebagai acuan atau inspirasi dalam menyusun proposal PKM-K. Jangan lupa juga untuk memperhatikan pedoman penyusunan proposal PKM supaya bisa lolos ke tahap selanjutnya.

Kunjungi juga:

Artikel Lainnya
Mungkin kamu juga suka artikel ini.